
Kebijakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, untuk menunda kegiatan seremonial akan berpengaruh terhadap industri perhotelan dan wisata di Bali. Hal itu diamini oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali.
Wakil Ketua PHRI Bali, I Gusti Agung Rai Suryawijaya, mengakui perintah tersebut memang belum memberikan dampak langsung saat ini. Namun, Agung Rai yakin kebijakan itu akan memengaruhi perhotelan di Bali, terutama untuk meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).







